Bagaimana Seharusnya Kita Menyambut Tuhan Yesus Ketika Dia Datang Mengetuk Pintu?

Ketika Tuhan Yesus mengetuk pintu, apakah Anda membuka pintu hati Anda? Artikel ini akan memberi tahu Anda bagaimana menyambut Tuhan Yesus. 

Tuhan-Yesus-mengetuk-pintu

Setelah saya mulai percaya kepada Tuhan, saudara dan saudari seiman suka menyanyikan sebuah nyanyian pujian yang berjudul “Kekasih Kita Sedang Mengetuk Pintu” yang berbunyi: “Kekasih kita sedang mengetuk pintu, rambut-Nya basah oleh embun; marilah kita cepat-cepat bangun dan membuka pintu, dan tidak membiarkan orang yang kita kasihi berbalik dan pergi. … ” Setiap kali kami mulai menyanyikan lagu pujian ini, hati kami sangat tersentuh dan tergerak. Kami semua ingin meminta kekasih kami untuk menginap, dan ketika Dia datang dan mengetuk pintu, kami ingin menjadi yang pertama mendengar suara-Nya dan menyambut Tuhan. Lanjutkan membaca “Bagaimana Seharusnya Kita Menyambut Tuhan Yesus Ketika Dia Datang Mengetuk Pintu?”

Keluhan Yang Mahakuasa

Coba Dengar, ini adalah suara Sang Pencipta …

alam semesta

Ada rahasia yang sangat besar di dalam hatimu, yang belum pernah kausadari, karena selama ini engkau hidup dalam dunia tanpa cahaya. Hati dan rohmu telah direnggut oleh si jahat. Matamu dikaburkan oleh kegelapan, dan engkau tidak dapat melihat baik matahari di langit maupun bintang yang berkelap-kelip di malam hari. Telingamu tersumbat oleh kata-kata dusta dan engkau tidak mendengar suara Yahweh yang bergemuruh, maupun suara air terjun yang mengalir dari takhta. Engkau telah kehilangan segala sesuatu yang seharusnya menjadi hak milikmu, semua hal yang telah dianugerahkan Yang Mahakuasa kepadamu. Lanjutkan membaca “Keluhan Yang Mahakuasa”

Bacaan injil hari ini : Apakah Kita Bisa Diangkat ke Kerajaan Surga dengan Mengakui Tuhan dengan Mulut dan Percaya kepada-Nya dalam Hati Kita?

doa

Saat ini, gempa bumi, kebakaran, banjir, wabah serangga, wabah dan bencana lainnya semakin besar, dan baru-baru ini coronavirus telah menyebar ke seluruh dunia. Menghadapi bencana-bencana ini, banyak orang percaya berpikir bahwa, setelah menerima keselamatan dari penyaliban Tuhan Yesus, selama mereka mengakui Tuhan dengan mulut dan percaya kepada-Nya dalam hati mereka maka mereka diselamatkan. Mereka percaya bahwa selama mereka sering berdoa dan banyak membaca Alkitab dan memiliki iman kepada Tuhan, maka Tuhan akan melindungi mereka dari bencana, dan mereka akan terus diangkat ke dalam kerajaan surga ketika Dia kembali, karena Alkitab mengatakan: “Sebab dengan hati, orang percaya kepada kebenaran; dan dengan mulut, pengakuan kepada keselamatan dibuat” (Roma 10:10). Tetapi apakah anggapan ini benar? Apakah itu sesuai dengan kehendak Tuhan? Mari kita menyelidiki bersama,untuk membantu Anda menemukan jalan yang telah Tuhan janjikan untuk memasuki kerajaan surga. Lanjutkan membaca “Bacaan injil hari ini : Apakah Kita Bisa Diangkat ke Kerajaan Surga dengan Mengakui Tuhan dengan Mulut dan Percaya kepada-Nya dalam Hati Kita?”

Renungan harian hari ini: Menyambut kedatangan Tuhan, apakah dengan mendengarkan atau dengan melihat

Topik renungan kita hari ini adalah:Pada akhir periode dari akhir zaman ini, bagaimana kita bisa menyambut kedatangan kembali Tuhan? Ada orang berpikir bahwa Tuhan akan menampakkan diri-Nya di atas awan dengan tubuh rohani setelah kebangkitan berdasarkan kitab Wahyu, lebih aman jika menyambut Tuhan dengan melihat-Nya. Bahkan ada saudara dan saudari berpikir bahwa Tuhan Yesus pernah mengatakan: “Lihatlah, Aku berdiri di pintu dan mengetuk: kalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membuka pintu itu, Aku akan datang masuk kepadanya, dan bersantap dengannya, dia bersama-Ku” (Wahyu 3:20). Lanjutkan membaca “Renungan harian hari ini: Menyambut kedatangan Tuhan, apakah dengan mendengarkan atau dengan melihat”

Tahukah Engkau? Tuhan Telah Melakukan Hal yang Hebat di antara Manusia

gulir

Zaman lama sudah berlalu, dan zaman baru telah tiba. Tahun demi tahun dan hari demi hari, Tuhan telah melakukan banyak pekerjaan. Ia datang ke dunia lalu pergi. Siklus seperti ini telah berlangsung dari generasi ke generasi. Saat ini, Tuhan terus melakukan pekerjaan yang harus Ia lakukan seperti sebelumnya, pekerjaan yang masih harus Ia sempurnakan, sebab sampai sekarang pun, Ia masih belum beristirahat. Sejak saat penciptaan hingga sekarang, Tuhan telah melakukan banyak pekerjaan, tetapi tahukah engkau bahwa pekerjaan yang Tuhan lakukan saat ini jauh lebih banyak daripada sebelumnya, dan skalanya jauh lebih besar? Itulah mengapa Aku katakan bahwa Tuhan telah melakukan hal yang hebat di antara manusia. Seluruh pekerjaan Tuhan sangat penting, baik bagi manusia ataupun bagi Tuhan, sebab setiap hal dalam pekerjaan-Nya terkait dengan manusia. Lanjutkan membaca “Tahukah Engkau? Tuhan Telah Melakukan Hal yang Hebat di antara Manusia”

Renungan Kristen 2020:Saat Bencana Melanda, apa Kehendak Tuhan

Saat ini, bencana seperti gempa bumi, banjir, bencana belalang, kebakaran, wabah, kelaparan, dll… terus menerus menyebar, dan ruang lingkup penyebaran semakin luas, khususnya virus korona baru-baru ini telah menyebar luas ke semua negara di dunia, dan banyak orang telah tewas dalam bencana tersebut. Dalam menghadapi bencana yang sering terjadi, orang-orang kepanikan, ketakutan, dan kewalahan, sehingga mereka hanya dapat memanggil Tuhan tanpa henti untuk mendapatkan perlindungan. Sebagai orang Kristen harus renungkan, Tuhan mengijinkan bencana datang, apakah kehendak-Nya adalah hanya membiarkan kita memanggil Tuhan dan meminta perlindungan dari Tuhan? Apa niat baik Tuhan? Bagaimana kita bisa dilindungi Tuhan dalam bencana? Hari ini kita akan membahas dan berkomunikasi bersama sehingga kita dapat memahami niat baik Tuhan dan menemukan cara untuk dilindungi oleh Tuhan. Lanjutkan membaca “Renungan Kristen 2020:Saat Bencana Melanda, apa Kehendak Tuhan”

Bagaimana Mungkin Manusia yang Telah Membatasi Tuhan dalam konsepsinya Dapat Menerima Penyingkapan Tuhan? (Kutipan II)

Orang Kristen harus membaca beberapa kata-kata Tuhan setiap hari, membagikan firman Tuhan hari ini dengan Anda

JJ

Orang Yahudi pada saat itu semua membaca dari Perjanjian Lama dan mengetahui nubuatanYesaya bahwa seorang bayi laki-laki akan dilahirkan di dalam palungan. Lalu, mengapa, dengan pengetahuan ini, mereka tetap menganiaya Yesus? Bukankah ini karena sifat pemberontak dan ketidaktahuan mereka akan pekerjaan Roh Kudus? Pada saat itu, orang Farisi percaya bahwa pekerjaan Yesus tidak seperti yang mereka ketahui tentang bayi laki-laki yang dinubuatkan itu. Lanjutkan membaca “Bagaimana Mungkin Manusia yang Telah Membatasi Tuhan dalam konsepsinya Dapat Menerima Penyingkapan Tuhan? (Kutipan II)”

Bagaimana Mungkin Manusia yang Telah Membatasi Tuhan dalam konsepsinya Dapat Menerima Penyingkapan Tuhan? (Kutipan I)

Hari yang baru, awal yang baru, membagikan perikop Firman Tuhan ini untuk membantu kita memahami Tuhan dengan lebih baik:

Kecantikan

Pekerjaan Tuhan terus maju, dan meskipun tujuan pekerjaan-Nya tetap tak berubah, Caranya Dia bekerja selalu berubah-ubah, maka demikian juga halnya dengan orang-orang yang mengikuti Tuhan. Semakin banyak pekerjaan Tuhan, semakin sempurna manusia mengenal Tuhan, dan watak manusia ikut berubah seiring dengan pekerjaan-Nya. Kendati demikian, karena pekerjaan Tuhan selalu berubah, mereka yang tidak mengetahui pekerjaan Roh Kudus dan orang-orang absurd yang tidak mengetahui kebenaran menjadi lawan-lawan Tuhan. Lanjutkan membaca “Bagaimana Mungkin Manusia yang Telah Membatasi Tuhan dalam konsepsinya Dapat Menerima Penyingkapan Tuhan? (Kutipan I)”

Pekerjaan penghakiman Tuhan pada akhir zaman adalah penghakiman di hadapan takhta putih yang besar, seperti yang dinubuatkan dalam Kitab Wahyu

penghakiman Tuhan

Ayat Alkitab untuk Referensi:

“Karena waktunya akan datang penghakiman harus dimulai di rumah Tuhan” (1 Petrus 4:17).

“Dan aku melihat takhta putih yang besar dan Dia yang duduk di atasnya. Dari hadapan-Nya langit dan bumi lenyap dan tidak ditemukan tempatnya lagi. Lalu aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di hadapan takhta Tuhan itu; kemudian semua kitab dibuka, dan dibuka sebuah kitab lain yaitu kitab kehidupan dan orang-orang mati dihakimi menurut apa yang tertulis di kitab itu, menurut perbuatan mereka. Dan laut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya; dan maut dan alam maut membebaskan orang mati yang ada di dalamnya: dan mereka dihakimi masing-masing menurut perbuatan mereka. Dan maut dan alam maut dilemparkan ke dalam lautan api. Inilah kematian yang kedua. Dan barang siapa yang namanya tidak tertulis di dalam kitab kehidupan, dilemparkan ke dalam lautan api” (Wahyu 20:11-15). Lanjutkan membaca “Pekerjaan penghakiman Tuhan pada akhir zaman adalah penghakiman di hadapan takhta putih yang besar, seperti yang dinubuatkan dalam Kitab Wahyu”

Tuhan dan Manusia akan Masuk ke Tempat Perhentian Bersama-sama (Kutipan VIII)

Orang Kristen harus membaca beberapa kata-kata Tuhan setiap hari, membagikan firman Tuhan hari ini dengan Anda.

Tuhan menciptakan manusia dan menempatkan mereka di bumi, serta dibimbing-Nya mereka hingga saat ini. Lalu Dia menyelamatkan manusia dan menjadi korban penghapus dosa bagi manusia. Pada akhirnya, Dia masih harus menaklukkan manusia, menyelamatkan mereka sepenuhnya, dan memulihkan gambar asli mereka. Inilah pekerjaan yang telah dilakukan-Nya sejak awal hingga akhir—memulihkan manusia kepada citra dan gambar aslinya. Dia akan membangun kerajaan-Nya dan memulihkan gambar asli manusia, yang artinya Dia akan memulihkan otoritas-Nya di bumi dan di antara segala ciptaan. Lanjutkan membaca “Tuhan dan Manusia akan Masuk ke Tempat Perhentian Bersama-sama (Kutipan VIII)”