Pengalamanku Mengajarkan Injil (II)

firman Tuhan, Gereja Kristen, baca Alkitab,

Oleh Heyi, Malaysia

Pengajaran Injil Tidak Pernah Berhenti
Beberapa hari kemudian, secara tak terduga aku mendapat telepon dari Saudara Amei, yang tinggal di Myanmar. Dia adalah seorang yang memiliki kemanusiaan yang baik dan merupakan seorang percaya yang sejati kepada Tuhan. Karena itu, aku mengabarkan injil Tuhan akhir zaman kepadanya dan berbagi kebenaran nama Tuhan dengannya. Setelah mendengarnya, dia ingin tahu lebih banyak mengenai kebenaran pekerjaan Tuhan dan nama Tuhan, sehingga aku mengundangnya untuk hadir di pertemuan kami.

Lanjutkan membaca “Pengalamanku Mengajarkan Injil (II)”

Seseorang yang dibutakan oleh rumor telah bangkit (I)

Oleh Zhao Zhen, Amerika Serikat

Suatu hari, aku menyalakan komputer dan melihat bahwa pemerintah PKT menangkap orang-orang Kristen anggota dari Gereja Tuhan Yang Mahakuasa, dan ada banyak publikasi negatif di internet yang mengutuk dan menghujat Gereja Tuhan Yang Mahakuasa. Setelah melihat ini, aku tiba-tiba merasa gugup, memikirkan istriku yang masih tinggal di daratan Tiongkok dan yang merupakan orang yang percaya kepada Tuhan Yang Mahakuasa. Aku segera meneleponnya. Aku tahu pemerintah PKT menganiaya orang-orang yang percaya kepada Tuhan, jadi aku tidak berani bicara terlalu banyak melalui telepon tentang kepercayaan istriku karena takut mendatangkan petaka baginya. Maka aku memberi tahu istriku agar tidak bepergian ke mana-mana (artinya memberitakan Injil), dan tinggal di rumah. Sejak itu, aku sering meneleponnya untuk mengetahui bagaimana keadaannya. Dia mengatakan kepadaku bahwa semuanya baik-baik saja, dan hatiku yang cemas akhirnya sedikit tenang.

Lanjutkan membaca “Seseorang yang dibutakan oleh rumor telah bangkit (I)”

doa, berdoa,

Tuhan Berjanji Mengaruniakan Seorang Anak Laki-laki kepada Abraham

1. Tuhan Berjanji Mengaruniakan Seorang Anak Laki-laki kepada Abraham

(Kejadian 17:15-17) Lalu Tuhan berfirman kepada Abraham: “Mengenai Sarai, istrimu, engkau tidak akan menyebutnya lagi Sarai, tetapi namanya akan menjadi Sara. Dan Aku akan memberkatinya dan memberimu anak lelaki darinya: ya, Aku akan memberkatinya sehingga ia akan menjadi ibu dari bangsa-bangsa; raja-raja dari segala bangsa akan lahir darinya. Lalu Abraham menunduk dan tertawa dan berkata dalam hatinya, “Mungkinkah seorang anak lelaki dilahirkan dari seorang yang sudah berumur 100 tahun? Dan mungkinkah Sara yang berumur 90 tahun melahirkan seorang anak?”

Lanjutkan membaca “Tuhan Berjanji Mengaruniakan Seorang Anak Laki-laki kepada Abraham”