Bisakah mendapatkan kehidupan kekal dengan membaca Alkitab

Tuhan Yesus, khotbah, Murid Yesu,

Oleh Tongtong, Tiongkok

Ketika kita berbicara tentang Alkitab, semua orang mengetahuinya sebagai kanon agama Kristen. Semua orang Kristen memiliki Alkitab, selama renungan dan pada kebaktian, kita membaca Alkitab, dan kita semakin mengandalkannya dalam pekerjaan misi dan pengabaran. Alkitab dapat dikatakan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan setiap orang Kristen.

Lanjutkan membaca “Bisakah mendapatkan kehidupan kekal dengan membaca Alkitab”

Dengan Menerapkan Pandangan yang Benar tentang Alkitab, Aku Menyambut Kedatangan Tuhan Kembali

bulan darah,

Oleh Saudari Xinning, Malaysia

Berita Besar—Tuhan Telah datang Kembali!

Aku seorang Kristen dan ketika aku masih kecil, aku mengikuti bibiku untuk percaya kepada Tuhan dan kami sering menghadiri ibadat pada hari Minggu. Menjelang akhir tahun 2017, aku mendapati bahwa aku tidak punya waktu untuk menghadiri pertemuan di gereja karena aku sangat sibuk di tempat kerja, jadi aku mulai mengikuti kelas pelajaran Alkitab secara online. Aku bertemu Saudari Xu di kelompok pemahaman Alkitabku dan melihat bahwa dia cukup berbelas kasih. Apa pun pertanyaan yang kumiliki, dia akan selalu dengan sabar bersekutu denganku sehingga masalahku dapat terpecahkan. Kemudian, Saudari Xu bersaksi kepadaku bahwa Tuhan telah datang kembali pada akhir zaman dan sedang melakukan tahap pekerjaan yang baru, yaitu menggunakan firman-Nya untuk menghakimi dan menyucikan dosa kita, dan bahwa Dia akan membawa mereka yang telah disucikan untuk masuk ke dalam kerajaan-Nya. Lanjutkan membaca “Dengan Menerapkan Pandangan yang Benar tentang Alkitab, Aku Menyambut Kedatangan Tuhan Kembali”

Ternyata, inilah arti kedatangan Tuhan!

Yesus, Kisah Yesus, Murid YesusOleh Weiwei, Amerika Serikat

“Apakah kamu Weiwei?”

“Jingyi?”

“Oh, Weiwei! Tetangga lamaku! Sungguh kejutan bertemu denganmu! Kita sudah bertahun-tahun tidak ketemu dan kita ketemu lagi di luar negeri. Ini benar-benar pengaturan Tuhan!”

“Begitulah! Terima kasih, Tuhan!”

Seorang Kenalan Lama Dari Kampung Halaman Membawa Kabar Luar Biasa

Namaku Weiwei, dan pada akhir 2016 aku datang sendirian ke negeri asing—Amerika—untuk bekerja. Aku seorang Kristen, dan karena itu sewajarnya gereja menjadi satu-satunya tempat yang dapat membuatku betah. Akan tetapi, aku kecewa menemukan bahwa khotbah-khotbah pendeta hanya berisi tentang teori teologis, atau dia membicarakan tentang perilaku memanjakan diri sendiri dalam makanan, minuman, dan kegembiraan, dan bahkan menetapkan jumlah tertentu yang harus disumbangkan. Aku merasa bahwa hidupku tidak terpelihara, dan aku merasa sangat terhina dengan metode ini, karena itu seiring waktu aku akhirnya semakin jarang pergi ke gereja. Setelah bertemu dengan Jingyi, aku mengetahui bahwa Saudari Jiang Ling dari kampung halaman kami juga tinggal di kota yang sama dengan kami, danrumahnya menjadi tempat kebaktian. Aku sangat senang mendengar hal ini, jadi sejak saat itu, aku menghadiri kebaktian bersama Jingyi di rumah Jiang Ling.

Lanjutkan membaca “Ternyata, inilah arti kedatangan Tuhan!”

Murid Yesus

Bagaimana Gadis Bijaksana Mendengarkan Suara Tuhan dan Menyambut Kedatangan-Nya?

Oleh Jing Xin, Tiongkok

Berusaha dengan penuh Semangat untuk Menjadi Gadis yang Bijaksana

Suatu malam menjelang fajar, Jia Nan duduk di sebelah sebuah meja. Dia membuka Alkitab, mulai membaca: “Maka Kerajaan Surgadiumpamakan seperti sepuluh anak dara, yang membawa pelita mereka, dan menunggu mempelai laki-laki. Lima di antaranya bijaksana, dan lima bodoh. Mereka yang bodoh membawa pelita mereka, tetapi tidak membawa minyak: Tetapi yang bijaksana mengambil minyak dalam bejana mereka bersama pelita mereka. Sementara mempelai laki-laki terlambat datang, mereka semua mengantuk lalu tertidur. Dan pada tengah malam terdengar teriakan, “Lihat, mempelai laki-laki datang; keluarlah menyambutnya.” Kemudian semua gadis itu bangun, dan mempersiapkan pelita mereka. Dan gadis-gadis yang bodoh berkata kepada gadis-gadis bijaksana, ‘Berilah kami minyakmu; karena pelita kami hampir padam.’ Tetapi gadis-gadis yang bijaksana menjawab, katanya, ‘Tidak bisa; jangan sampai minyak ini tidak cukup untuk kami dan kalian: tetapi lebih baik pergilah kepada mereka yang menjual, dan belilah untuk kalian sendiri.’ Dan ketika mereka pergi membeli minyak, mempelai laki-laki datang; dan mereka yang sudah siap sedia masuk bersamanya ke perjamuan kawin: dan pintu pun ditutup” (Matius 25:1-10). Setelah membaca ayat- Lanjutkan membaca “Bagaimana Gadis Bijaksana Mendengarkan Suara Tuhan dan Menyambut Kedatangan-Nya?”

doa, iman, Murid Yesus

Akhirnya saya mengerti tentang “Di angkat”

Jiayin Terkasih,

Damai dalam Tuhan bagimu! Beberapa bulan sudah berlalu. Bagaimana kabarmu akhir-akhir ini? Aku ingat ketika kita belajar Kitab Suci bersama, kita sering membaca 1 Tesalonika 4: 16-17, yang berbunyi: “Karena Tuhan sendiri akan turun dari surga dengan tempik sorak, dengan suara malaikat agung, dan sangkakala Tuhan: dan orang yang mati di dalam Kristus akan bangkit terlebih dahulu: Lalu kita yang masih hidup, dan masih tinggal akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan-awan, berjumpa dengan Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan bersama-sama dengan Tuhan selamanya.” Kapan pun kita melihat firman ini, kita menjadi sangat gembira dan tidak bisa lain kecuali merasa manis. Kita bahkan akan meringis lebar dalam mimpi. Lanjutkan membaca “Akhirnya saya mengerti tentang “Di angkat””

Yesus, Murid Yesus, Yesus mencintaiku

Belajar Alkitab – Bisakah mendapatkan kehidupan kekal dengan membaca Alkitab?

Oleh Tongtong, Tiongkok

Ketika kita berbicara tentang Alkitab

Dengan membaca Alkitab, kita mengetahui bahwa Tuhan menciptakan langit, bumi, dan segala sesuatu di dalamnya, bahwa Tuhan pernah menggunakan air bah untuk menghancurkan dunia, bahwa Tuhan menuntun Musa keluar dari Mesir, dan bahwa Dia menyatakan hukum dan perintah dan membimbing bangsa Israel dalam kehidupan mereka, dan mengajari mereka untuk menyembah Tuhan. Kita juga mengetahui dari Alkitab bahwa, pada Zaman Kasih Karunia, Tuhan melakukan banyak mukjizat ilahi, menyembuhkan banyak orang sakit, menjadikan diri-Nya sebagai korban penebus dosa untuk menebus seluruh umat manusia, bahwa rahmat dan kasih-Nya adalah tulus, dll. Dengan membaca Alkitab, kita mengenal otoritas Tuhan, kita meningkatkan kepercayaan diri kita dalam mengikuti Tuhan, dan kita melakukan lebih banyak perbuatan baik dalam kehidupan dan pekerjaan kita. Semua inilah hal yang kita Lanjutkan membaca “Belajar Alkitab – Bisakah mendapatkan kehidupan kekal dengan membaca Alkitab?”

firman Tuhan, iman

Bekerja keras bukan selalu berarti menaati kehendak Bapa

Oleh Xiaowei

Setelah sarapan, Yeqi menyalakan komputernya dan masuk ke Facebook. Dia mencari akun temannya Lina, dan sambil jari-jemarinya mengetuk-ngetuk papan tombol, dia bertanya, “Apa kamu sedang online? Ada pertanyaan yang ingin aku bicarakan denganmu. Pagi ini, saat aku membaca renunganku, aku menemukan ayat ini: ‘Banyak orang akan berkata kepada-Ku di hari itu kelak, Tuhan, Tuhan, bukankah kami telah bernubuat demi nama-Mu, telah mengusir setan-setan demi nama-Mu, dan melakukan banyak pekerjaan ajaib demi nama-Mu? Saat itu Aku akan menyatakan kepada mereka, Aku tidak pernah mengenalmu: pergilah daripada-Ku, engkau yang melakukan kejahatan‘ (Matius 7:22–23). Aku sedang memikirkan firman Tuhan tersebut, dan aku agak bingung. Mengapa Tuhan berfirman bahwa mereka yang berdoa, Lanjutkan membaca “Bekerja keras bukan selalu berarti menaati kehendak Bapa”

Memahami misteri menyambut kedatangan Tuhan “Diatas Awan” (I)

Kesaksian Kristen Terbaru, tuhan datang, mengasihi tuhan,

Oleh Li Xun

Desakan menyatakan kegigihan, yang berarti penantian, dan bahkan lebih merupakan kerinduan rohani …. Tetapi jika arah desakan kita salah, tidakkah kita akan tersesat?

—Catatan

Suatu sore di bulan Juni, rasanya gerah, tanpa embusan angin. Saat itu, aku sedang beristirahat di kursi bambu di rumah. Lanjutkan membaca “Memahami misteri menyambut kedatangan Tuhan “Diatas Awan” (I)”