
“Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, siapa saja yang melakukan dosa adalah hamba dosa. Dan hamba tidak tinggal di rumah selamanya: tetapi Anak tetap tinggal selama-selamanya” (Yohanes 8:34-35).
Sumber Artikel dari “Belajar Alkitab”
Tuhan Yesus lahir di kandang domba tidak ada tahu. Hanya dengan mencari suara Tuhan kita dapat menemukan jejak Tuhan. Mari kita temukan fakta kembalinya Tuhan Yesus dari nubuatan Alkitab.

“Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, siapa saja yang melakukan dosa adalah hamba dosa. Dan hamba tidak tinggal di rumah selamanya: tetapi Anak tetap tinggal selama-selamanya” (Yohanes 8:34-35).
Sumber Artikel dari “Belajar Alkitab”

“Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, siapa saja yang melakukan dosa adalah hamba dosa. Dan hamba tidak tinggal di rumah selamanya: tetapi Anak tetap tinggal selama-selamanya” (Yohanes 8:34-35).
Direkomendasikan:
Misteri Alkitab – menberikan kebenaran dan kehidupan
Sumber Artikel dari “Belajar Alkitab”

Tuhan berkata : …Akulah jalan, kebenaran, dan hidup … (Yohanes 14:6)
“Kebenaran berasal dari dunia manusia, tetapi kebenaran di antara manusia disampaikan oleh Kristus. Kebenaran itu berasal dari Kristus, yakni, dari Tuhan sendiri, dan tidak terjangkau oleh manusia.”
Direkomendasikan:
Misteri Alkitab – siapa saja yang adalah hamba dosa.
Sumber Artikel dari “Belajar Alkitab”

Oleh Chengshan, Amerika Serikat
Saat ini, banyak saudara-saudari tidak berani mendengarkan khotbah sampai membuat mereka lengah karena takut disesatkan oleh Kristus palsu. Tetapi menutup pintu kita dan menjaga diri seperti ini akan menunda kemajuan hidup kita, dan bahkan menyebabkan kita kehilangan kesempatan untuk menyambut Tuhan. Kita bahkan mungkin ditinggalkan oleh-Nya. Sebenarnya, selama kita memahami prinsip-prinsip membedakan Kristus palsu, kita secara otomatis tidak akan disesatkan olehnya. Setelah menghadiri beberapa pertemuan pengajaran Alkitab, aku tidak hanya memahami prinsip membedakan Kristus palsu, tetapi juga mendapat kabar baik.
Lanjutkan membaca “Kabar Baik Diterima pada Pertemuan Pengajaran Alkitab (I)”
Saudari Mu Zhen,
Damai sejahtera bagi Anda di dalam Tuhan! Saya sangat senang Anda telah menulis kepada kami. Dalam surat, Anda menyebutkan bahwa hari kedatangan Tuhan sudah dekat, dan bahwa Anda dengan sengaja membaca Alkitab dan berdoa lebih banyak, dan melakukan lebih banyak pekerjaan bagi Tuhan agar Anda dapat menjadi salah satu gadis bijaksana yang senantiasa berjaga-jaga menunggu kedatangan Tuhan. Lanjutkan membaca “Apakah Anda tahu di mana kebijaksanaan gadis-gadis bijaksana”
Oleh Weiwei, Amerika Serikat
“Apakah kamu Weiwei?”
“Jingyi?”
“Oh, Weiwei! Tetangga lamaku! Sungguh kejutan bertemu denganmu! Kita sudah bertahun-tahun tidak ketemu dan kita ketemu lagi di luar negeri. Ini benar-benar pengaturan Tuhan!”
“Begitulah! Terima kasih, Tuhan!”
…
Namaku Weiwei, dan pada akhir 2016 aku datang sendirian ke negeri asing—Amerika—untuk bekerja. Aku seorang Kristen, dan karena itu sewajarnya gereja menjadi satu-satunya tempat yang dapat membuatku betah. Akan tetapi, aku kecewa menemukan bahwa khotbah-khotbah pendeta hanya berisi tentang teori teologis, atau dia membicarakan tentang perilaku memanjakan diri sendiri dalam makanan, minuman, dan kegembiraan, dan bahkan menetapkan jumlah tertentu yang harus disumbangkan. Aku merasa bahwa hidupku tidak terpelihara, dan aku merasa sangat terhina dengan metode ini, karena itu seiring waktu aku akhirnya semakin jarang pergi ke gereja. Setelah bertemu dengan Jingyi, aku mengetahui bahwa Saudari Jiang Ling dari kampung halaman kami juga tinggal di kota yang sama dengan kami, danrumahnya menjadi tempat kebaktian. Aku sangat senang mendengar hal ini, jadi sejak saat itu, aku menghadiri kebaktian bersama Jingyi di rumah Jiang Ling.

Oleh Weixiang, Tiongkok
Pada suatu malam, Saudara Gao bergegas sembari mencengkeram Alkitab dan buru-buru ke rumah Saudara Gui …
Sesampainya dia di sana, mereka berdua duduk di atas sofa.
Saudara Gao membuka Alkitab dan berkata: “Saudara Gui, aku menemukan masalah dalam membaca Alkitab dan tidak tahu bagaimana menyelesaikannya. Aku rasa masalah ini penting bagi kita untuk memperoleh kehidupan kekal melalui iman kita kepada Tuhan . Jadi, aku bergegas mencari jawabannya denganmu.”
Saudara Gui tersenyum dan berkata: “Oke. Ceritakan semuanya kepadaku.” Lanjutkan membaca “Jalan hidup kekal tidak ada dalam Alkitab”