Hanya Kristus Akhir Zaman yang Bisa Memberi Manusia Jalan Hidup yang Kekal (Kutipan III)

Kecantikan

Kristus akhir zaman membawa kehidupan, dan membawa jalan kebenaran yang abadi dan tidak berkesudahan. Kebenaran ini adalah jalan yang memungkinkan manusia memperoleh kehidupan, dan satu-satunya jalan untuk manusia mengenal Tuhan dan menjadi berkenan di hadapan Tuhan. Apabila engkau tidak mencari jalan kehidupan yang disediakan Kristus akhir zaman, engkau tidak akan pernah berkenan di hadapan Yesus, dan tidak akan pernah memenuhi syarat untuk memasuki gerbang kerajaan surga, Lanjutkan membaca “Hanya Kristus Akhir Zaman yang Bisa Memberi Manusia Jalan Hidup yang Kekal (Kutipan III)”

Hanya Kristus Akhir Zaman yang Bisa Memberi Manusia Jalan Hidup yang Kekal (Kutipan II)

Kecantikan

Apabila engkau sekalian benar-benar ingin menemukan jalan hidup yang kekal, dan jika engkau mencarinya dengan sepenuh hati, jawablah pertanyaan ini terlebih dahulu: Di manakah Tuhan sekarang? Mungkin engkau sekalian akan menjawab bahwa Tuhan berada di surga. Tentu saja—Ia tidak tinggal di rumahmu, bukan? Mungkin engkau sekalian akan menjawab, Tuhan tentu tinggal di antara segala sesuatu. Lanjutkan membaca “Hanya Kristus Akhir Zaman yang Bisa Memberi Manusia Jalan Hidup yang Kekal (Kutipan II)”

Hanya Kristus Akhir Zaman yang Bisa Memberi Manusia Jalan Hidup yang Kekal (Kutipan I)

langit

Jalan kehidupan bukan sesuatu yang bisa dimiliki oleh siapa pun, dan itu tidak mudah diperoleh oleh semua manusia. Itu karena hidup hanya berasal dari Tuhan, yang artinya, hanya Tuhan sendiri yang memiliki hakikat kehidupan, tidak ada jalan kehidupan tanpa Tuhan sendiri, dan hanya Tuhan yang menjadi sumber kehidupan dan aliran air hidup yang abadi. Sejak Ia menciptakan dunia, Tuhan telah melakukan banyak pekerjaan yang meliputi vitalitas hidup, yang memberikan kehidupan bagi manusia, dan telah membayar harga yang mahal agar manusia bisa beroleh hidup. Lanjutkan membaca “Hanya Kristus Akhir Zaman yang Bisa Memberi Manusia Jalan Hidup yang Kekal (Kutipan I)”

Penampakan Tuhan Telah Mengantarkan Zaman yang Baru (Kutipan II)

Kecantikan

Tuhan adalah Tuhan atas segenap umat manusia. Dia tidak menjadikan diri-Nya sebagai milik pribadi suatu negara atau bangsa tertentu, dan Ia melangsungkan pekerjaan yang direncanakan-Nya tanpa dihambat oleh bentuk, negara, atau bangsa mana pun. Mungkin engkau belum pernah membayangkan bentuk seperti ini, atau mungkin engkau menyangkal keberadaan-Nya, atau mungkin negara atau bangsa di mana Tuhan menampakkan diri justru terkucilkan dan merupakan yang paling tertinggal di bumi ini. Meski begitu, Tuhan memiliki hikmat-Nya sendiri. Lanjutkan membaca “Penampakan Tuhan Telah Mengantarkan Zaman yang Baru (Kutipan II)”

Penampakan Tuhan Telah Mengantarkan Zaman yang Baru (Kutipan I)

Kecantikan

Rencana pengelolaan enam ribu tahun Tuhan sudah hampir berakhir, dan gerbang kerajaan-Nya telah dibukakan bagi semua orang yang mencari penampakan Tuhan. Saudara-saudari yang terkasih, tunggu apa lagi? Apa yang engkau cari? Apakah engkau menantikan penampakan Tuhan? Apakah engkau mencari jejak langkah Tuhan? Betapa didambakannya penampakan Tuhan! Betapa sulitnya menemukan jejak langkah Tuhan! Lanjutkan membaca “Penampakan Tuhan Telah Mengantarkan Zaman yang Baru (Kutipan I)”

Menyambut kedatangan Tuhan adalah satu-satunya jalan untuk keluar dari bencana!

Tuhan Yesus telah kembali

Pernahkah kamu, bertanya-tanya, mengapa semua jenis bencana kini telah menimpa umat manusia? Mungkin kamu akan berkata bahwa ini adalah hukuman Tuhan atas umat manusia, karena hati kita telah menjauh dari Tuhan, dan kita harus berbalik kepada Tuhan untuk menyembah Tuhan. Tetapi pada kenyataannya, pesan utama yang dikirimkan melalui bencana adalah untuk memperingatkan kita, bahwa Tuhan Yesus telah kembali!Dia Telah menerbitkan kebenaran sebelum bencana datang dan untuk menjadikan sekelompok pemenang, dan kemudian Dia akan menampakkan diri-Nya secara terbuka untuk memberkati yang baik dan menghukum yang jahat. Hanya dengan menemukan jejak kaki Tuhan, menerima suara Tuhan, dan menyambut kedatangan Tuhan, Tuhan akan menjaga kita. Ini adalah satu-satunya jalan keluar,ketika kamu berada dalam bencana.

Alkitab mencatat bahwa kembalinya Tuhan Yesus yang kedua kali, selain datang diawan-awan, ada juga datang secara rahasia sebagai Anak Manusia. Jadi bagaimana dua cara ini menjadi kenyataan? Artikel ini akan memiliki jawabannya

Karena mendefinisikan Tuhan dalam Alkitab, saya hampir melewatkan kedatangan Tuhan Yesus yang kedua (II)

Alkitab

Pengaturan Tuhan yang luar biasa, membuat saya sekali lagi mencari dan menyelidiki

Suatu hari ketika saya sedang mendaki gunung, saya melihat seorang saudari Gereja Tuhan Yang Mahakuasa. Melalui obrolan, saya baru tahu bahwa dia benar-benar mengkhawatirkan saya karena tidak pergi ke gereja. Setiap hari dia datang ke bukit ini, dan berharap dapat bertemu dengan saya. Ketika saya melihat saudari ini, yang berkeringat, saya merasakan sesuatu yang tidak bisa saya uraikan—saya benar-benar tersentuh oleh perhatiannya yang tulus terhadap saya. Lanjutkan membaca “Karena mendefinisikan Tuhan dalam Alkitab, saya hampir melewatkan kedatangan Tuhan Yesus yang kedua (II)”

Karena mendefinisikan Tuhan dalam Alkitab, saya hampir melewatkan kedatangan Tuhan Yesus yang kedua (I)

Renungan Rohani Kristen

Pada tahun 2018, saya akhirnya menyambut kembalinya Tuhan dan menghadiri pesta pernikahan Anak Domba, menikmati penyiraman air kehidupan. Tetapi setiap saat saya dipenuhi dengan penyesalan karena pernah berkali-kali menolak pekerjaan Tuhan pada akhir zaman, sehingga hampir kehilangan kesempatan untuk menyambut kembalinya Tuhan. Lanjutkan membaca “Karena mendefinisikan Tuhan dalam Alkitab, saya hampir melewatkan kedatangan Tuhan Yesus yang kedua (I)”

Otoritas Sang Pencipta Tidak Dibatasi oleh Waktu, Ruang, atau Geografi, dan Otoritas Sang Pencipta Tidak Terkira

langit

Mari kita lihat Kejadian 22:17-18: Ini adalah perikop lain yang diucapkan oleh Tuhan Yahweh, ketika Dia berkata kepada Abraham, “maka Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan membuat keturunanmu bertambah banyak seperti bintang di langit dan pasir di tepi laut; dan keturunanmu akan menguasai pintu gerbang musuhnya. Maka oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan diberkati, karena engkau sudah menaati suara-Ku.” Lanjutkan membaca “Otoritas Sang Pencipta Tidak Dibatasi oleh Waktu, Ruang, atau Geografi, dan Otoritas Sang Pencipta Tidak Terkira”