Pada Hari Keenam, Sang Pencipta Berbicara, dan Setiap Jenis Makhluk Hidup dalam Pikiran-Nya Muncul, Satu Demi Satu

Setiap

Tak terasa, pekerjaan Sang Pencipta untuk membuat segala sesuatu telah berlangsung selama lima hari, dan segera setelah itu Sang Pencipta menyambut hari keenam penciptaan-Nya atas segala sesuatu. Hari ini adalah awal lain yang baru, dan hari lain yang luar biasa. Lalu, apa rencana Sang Pencipta menjelang hari baru ini? Makhluk baru apa yang akan Dia buat, yang akan Dia ciptakan? Dengar, itulah suara Sang Pencipta…. Lanjutkan membaca “Pada Hari Keenam, Sang Pencipta Berbicara, dan Setiap Jenis Makhluk Hidup dalam Pikiran-Nya Muncul, Satu Demi Satu”

Pada Hari Kelima, Kehidupan dengan Macam dan Ragam Bentuk Memperlihatkan Otoritas Sang Pencipta dengan Berbagai Cara

Ikan

Kitab Suci mengatakan Tuhan berfirman: “Hendaklah air menghasilkan banyak makhluk yang bergerak dan bernyawa dan ada burung beterbangan di atas bumi melintasi cakrawala di langit.” Maka Tuhan menciptakan binatang laut yang besar dan segala jenis makhluk hidup yang beregerak, yang ada di air, dan segala jenis burung bersayap. Tuhan melihat semuanya itu baik” (Kejadian 1:20-21). Lanjutkan membaca “Pada Hari Kelima, Kehidupan dengan Macam dan Ragam Bentuk Memperlihatkan Otoritas Sang Pencipta dengan Berbagai Cara”

Pada Hari Keempat, Musim, Hari, dan Tahun Umat Manusia Menjadi Ada saat Tuhan Sekali Lagi Mengerahkan Otoritas-Nya

Musim-Hari-dan-Tahun

Sang Pencipta menggunakan firman-Nya untuk menyelesaikan rencana-Nya, dan dengan cara ini Dia melewatkan tiga hari pertama dari rencana-Nya. Selama tiga hari ini, Tuhan tidak terlihat sibuk, atau membuat diri-Nya lelah; sebaliknya, Dia melewatkan tiga hari pertama yang indah dari rencana-Nya, dan mencapai upaya luar biasa transformasi radikal dunia. Lanjutkan membaca “Pada Hari Keempat, Musim, Hari, dan Tahun Umat Manusia Menjadi Ada saat Tuhan Sekali Lagi Mengerahkan Otoritas-Nya”

Pada Hari Ketiga, Firman Tuhan Melahirkan Bumi dan Laut, dan Otoritas Tuhan Menyebabkan Dunia Dipenuhi Dengan Kehidupan

gunung

Selanjutnya mari kita baca kalimat pertama dari Kejadian 1: 9-11: “Tuhan berfirman: Hendaklah air di bawah langit berkumpul di satu tempat, dan tanah yang kering terlihat.” Perubahan apa yang terjadi setelah Tuhan semata-mata berfirman:“Tuhan berfirman: Hendaklah air di bawah langit berkumpul di satu tempat, dan tanah yang kering terlihat”? Lanjutkan membaca “Pada Hari Ketiga, Firman Tuhan Melahirkan Bumi dan Laut, dan Otoritas Tuhan Menyebabkan Dunia Dipenuhi Dengan Kehidupan”

Pada Hari Kedua, Otoritas Tuhan Mengatur Air, dan Membuat Cakrawala, dan Ruang untuk Kelangsungan Hidup Manusia yang Paling Mendasar Pun Muncul

laut

Mari kita baca nas kedua dari Alkitab: “Tuhan berfirman: ‘Jadilah cakrawala di tengah air, untuk memisahkan air dari air.’ Maka Tuhan menciptakan cakrawala dan memisahkan air yang ada di atas cakrawala dan di bawah cakrawala maka jadilah demikian.” (Kejadian 1:6-7). Perubahan apa yang terjadi setelah Tuhan berkata “Jadilah cakrawala di tengah air, untuk memisahkan air dari air”? Dalam Kitab Suci, dikatakan: “Maka Tuhan menciptakan cakrawala dan memisahkan air yang ada di atas cakrawala dan di bawah cakrawala.” Apa hasilnya setelah Tuhan berbicara dan melakukan ini? Jawabannya ada di bagian terakhir dari nas tersebut: “maka jadilah demikian.”

Dua kalimat pendek ini merekam peristiwa luar biasa, dan menggambarkan pemandangan indah—yaitu upaya Tuhan yang luar biasa saat mengatur air, dan menciptakan ruang di mana manusia bisa hidup …

Dalam gambar ini, air dan cakrawala muncul di depan mata Tuhan dalam sekejap, dan mereka dipisahkan oleh otoritas firman Tuhan, dan dipisahkan menjadi yang di atas dan di bawah dengan cara yang ditetapkan oleh Tuhan. Yang berarti, cakrawala yang diciptakan oleh Tuhan tidak hanya menutupi air di bawah, tetapi juga menopang air di atas…. Dalam hal ini, manusia tidak bisa melakukan apa pun kecuali menatap, tercengang, dan terkesiap kagum pada kemegahan pemandangan ketika Sang Pencipta memindahkan air, dan memerintahkan air, dan menciptakan cakrawala, dan berada di tampuk kekuatan otoritas-Nya. Melalui firman Tuhan, dan kuasa Tuhan, dan otoritas Tuhan, Tuhan mencapai prestasi besar lain. Bukankah ini kekuatan dari otoritas Sang Pencipta? Mari kita gunakan kitab suci untuk menjelaskan perbuatan Tuhan: Tuhan mengucapkan firman-Nya, dan karena firman Tuhan ini ada suatu cakrawala di tengah-tengah air. Pada waktu yang bersamaan, perubahan besar terjadi di ruang ini karena firman Tuhan ini, dan itu bukan perubahan dalam arti biasa, tetapi semacam substitusi saat yang tidak ada menjadi ada. Itu lahir dari pikiran Sang Pencipta, dan menjadi ada dari tidak ada karena firman yang diucapkan oleh Sang Pencipta, dan, terlebih lagi, mulai saat ini dan seterusnya itu akan ada dan tetap ada, demi Sang Pencipta, dan akan bergeser, berubah, dan diperbarui sesuai dengan pikiran Sang Pencipta. Nas ini menggambarkan tindakan kedua Sang Pencipta dalam penciptaan seluruh dunia oleh-Nya. Itu adalah pengungkapan lain dari otoritas dan kuasa Sang Pencipta, dan merupakan upaya perintis lain yang dilakukan oleh Sang Pencipta. Hari ini adalah hari kedua ketika Sang Pencipta lewat sejak pembentukan dunia, dan hari indah lain bagi-Nya: Dia berjalan di antara terang, Dia menghadirkan cakrawala, Dia menata serta mengatur air, dan perbuatan-Nya, otoritas-Nya, dan kuasa-Nya mulai bekerja di hari yang baru …

Apakah ada cakrawala di tengah air sebelum Tuhan mengucapkan firman-Nya? Tentu saja tidak! Dan bagaimana setelah Tuhan berkata “Jadilah cakrawala di tengah air”? Hal-hal yang direncanakan oleh Tuhan muncul; ada cakrawala di tengah air, dan air terpisah karena Tuhan berfirman “untuk memisahkan air dari air.” Dengan cara ini, seturut firman Tuhan, dua objek baru, dua hal yang baru lahir muncul di antara segala sesuatu sebagai hasil dari otoritas dan kuasa Tuhan. Dan bagaimana perasaan engkau semua mengenai kemunculan dua hal baru ini? Apakah engkau semua merasakan kebesaran kuasa Sang Pencipta? Apakah engkau semua merasakan kekuatan Sang Pencipta yang unik dan luar biasa? Kebesaran dari kekuatan dan kuasa tersebut adalah berkat otoritas Tuhan, dan otoritas ini adalah representasi dari Tuhan Sendiri, dan karakteristik unik dari Tuhan Itu Sendiri.

Apakah nas ini memberimu semua pengertian lain yang mendalam tentang keunikan Tuhan? Tetapi ini jauh dari cukup; otoritas dan kuasa Sang Pencipta jauh melampaui ini. Keunikan-Nya bukan hanya karena Dia memiliki hakikat yang berbeda dengan makhluk apa pun, tetapi juga karena otoritas dan kuasa-Nya luar biasa, tak terbatas, berada di atas segalanya, dan berdiri di atas segalanya, dan, terlebih lagi, karena otoritas-Nya dan apa yang dimiliki-Nya dan siapa Ia dapat menciptakan kehidupan, dan menghasilkan keajaiban, juga dapat menciptakan setiap menit dan detik yang spektakuler dan luar biasa, dan di saat yang sama, Dia mampu mengatur kehidupan yang Dia ciptakan, dan memegang kedaulatan atas mukjizat dan setiap menit dan detik yang Dia ciptakan.

Pada Hari Pertama, Siang dan Malam Umat Manusia Dilahirkan dan Berdiri Teguh Berkat Otoritas Tuhan

Matahari terbit

Mari kita lihat nas pertama: “Tuhan berfirman: ‘Jadilah terang’ Dan terang pun jadi. Tuhan melihat terang itu baik: lalu Dia memisahkan terang dari gelap. Dan Tuhan menyebut terang itu siang dan gelap itu malam. Jadilah malam dan jadilah pagi, itulah hari pertama.” (Kejadian 1:3-5). Lanjutkan membaca “Pada Hari Pertama, Siang dan Malam Umat Manusia Dilahirkan dan Berdiri Teguh Berkat Otoritas Tuhan”

Apa yang harus kita lakukan agar tidak kehilangan keselamatan Tuhan di akhir zaman(II)

laut

Karena fondasi saya tidak stabil, gangguan dari anggota-anggota gereja menyebabkan saya menyerah untuk mencari kebenaran

Beberapa minggu telah berlalu, suatu hari, pasangan suami istri yaitu saudara gereja lama saya yang pertama kali membagikan Injil kepada saya, datang ke rumah saya dan berkata dengan marah, “Anda tidak menyampaikan khotbah di gereja selama lebih dari sebulan, dan kami telah mendengar bahwa Anda sekarang percaya pada kilat dari timur. Lanjutkan membaca “Apa yang harus kita lakukan agar tidak kehilangan keselamatan Tuhan di akhir zaman(II)”

Apa yang harus kita lakukan agar tidak kehilangan keselamatan Tuhan di akhir zaman(I)

kedatangan tuhan yesus

Pendahuluan: Hal yang paling disesalkan dalam hidup adalah mendapatkan harta, dan kemudian membuangnya. Pada zaman terakhir, saya dapat menyambut Tuhan. Namun, karena terikat dengan gagasan saya sendiri, saya kehilangan keselamatan Tuhan. Saya hanya bisa bertobat dalam penyesalan. Terima kasih atas rahmat Tuhan, saya telah menemukan dan memulihkan keselamatan yang pernah dihilangkan, bersyukur dapat bertemu Tuhan lagi. Lanjutkan membaca “Apa yang harus kita lakukan agar tidak kehilangan keselamatan Tuhan di akhir zaman(I)”

Kesaksian Kehidupan: Bagaimana Saya Menerapkan Integritas dalam Bisnis

Renungan Rohani Kristen

“Hei Wang, tidak heran kamu hampir tidak menghasilkan uang dalam bisnismu! Baru saja engkau bekerja sangat keras untuk memperbaiki skuter itu tetapi engkau hanya mengenakan sedikit ongkos bagi tenaga kerjamu. Jika itu aku, aku akan menggantinya dengan suku cadang baru saja agar tidak repot dan bisa menghasilkan uang lebih banyak.” Lanjutkan membaca “Kesaksian Kehidupan: Bagaimana Saya Menerapkan Integritas dalam Bisnis”

Perlindungan Tuhan: Kesaksian Tentang Ajaibnya Keselamatan Hidup Cucu Saya yang Berusia Enam Tahun

anak

“Halo? Apakah ini Bibi? Cepatlah datang ke Rumah Sakit Cabang. Cucu Anda tertabrak truk besar dan dalam kondisi kritis. Dia sedang dirawat sekarang! Cepatlah!”

Panggilan telepon mendesak ini datang menjelang petang pada 15 Desember 2011, sekarang sudah hampir tujuh tahun yang lalu. Setiap kali memikirkan kecelakaan lalu lintas yang dialami cucu laki-laki kecil saya itu, saya masih merasakan ketakutan yang menghantui … Lanjutkan membaca “Perlindungan Tuhan: Kesaksian Tentang Ajaibnya Keselamatan Hidup Cucu Saya yang Berusia Enam Tahun”